Bg

Lebih Dari 35 Utusan PTKIN Se-Indonesia Datangi Seminar Nasional Revitalisasi Peran BWI Mengawal Wakaf di Indonesia

Diterbitkan tanggal 8 Desember 2017

SINAR- Puncak hari ulang tahun Forum Mahasiswa Hukum Islam Indonesia (FORMAHII) ke-3 datangkan para narasumber yang berkompeten dalam acara Seminar Nasional. Digelar di Gedung Graha IAIN Surakarta Jum’at (8/12), lebih dari 35 utusan PTKIN seluruh Indonesia hadir dalam acara tersebut.

Ditunjuk sebagai narasumber adalah Prof. Dr. H. Syibli Syarjaya, L.M.L., M.M, Dr. Khoirul Anwar, S.Ag., M.H, dan Dr. Sutrisno, S.Ag., S.H., M.H. Prof. Syibli yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) menjelaskan bahwa tugas kita semua untuk menjadikan aset wakaf lebih produktif dengan menggunakan aset wakaf menjadi ladang yang bisa mendatangkan laba.

Prof. Syibli berpesan untuk semua mahasiswa yang hadir yang berasal dari seluruh Indonesia untuk menjadi agent of change. Kita harus bisa mengamankan aset wakaf dengan mendaftarkannya ke BWI sehingga turun sertifikat wakaf, sehingga jika terjadi pemindahan aset karena perkembangan pembangunan oleh negara atau gugatan dari ahli waris Wakif (Orang yang berwakaf). Selain itu, kita juga harus mendidik para Nadzir (Orang yang diserahi tugas pemiliharaan dan pengurusan benda wakaf) agar bisa lebih pandai mengembangkan aset wakaf menjadi lebih bermanfaat untuk masyarakat.

Sedangkan Dr. Khoirul yang saat ini menjabat sebagai Panitera Mahkamah Agung dan Dr. Sutrisno ( Wakil Ketua DPP Asosiasi Pengacara Syariah Indonesia) juga memaparkan sikap dan pandangannya di dalam ranah masing-masing.

Hingga akhir acara gedung dengan kapasitas 700 orang tersebut terus dibanjiri oleh mahasiswa PTKIN seluruh Indonesia yang diundang oleh panitia. (Gie/ Humas Publikasi) #BanggaIAINSurakarta

Foto: Nugroho

Komentar ditutup.