Bg

Pentas Seni Meriahkan Akhirussanah PAUD Insan Kamil DWP IAIN Surakarta

Diterbitkan tanggal 12 Mei 2018

SINAR – PAUD Insan Kamil Kartosuro Darma Wanita Persatuan (DWP) IAIN Surakarta menampilkan Pentas Seni, Sabtu (12/5/2018) di Lab. School FITK gedung PPG.

Ketua DWP Sri Hariyanti mengucapkan terima kasih dan selamat kepada orang tua murid atas prestasi anak anak yang membanggakan. Istri dari Dr. Mudofir, M.Ag. Rektor IAIN Surakarta itu juga mengatakan bahwa PAUD Insan Kamil memiliki khas yang menarik. “Dimana para Ustadzahnya mahir mendidik dengan penuh kasih sayang dan menyenangkan”, paparnya.

Dalam acara Akhirussanah ini, berbagai macam kemampuan para murid PAUD Insan Kamil ditunjukkan di panggung. Diantaranya manampilkan kemampuan membaca dibuktikan dengan pembacaan susunan acara oleh murid.

Kemeriahan acara berlanjut pada hafalan hadis, diantaranya hadis larangan marah, hadis memuliakan ibu dan larangan sambil berdiri. Untuk doa harian, mereka menghafalkan doa sebelum makan dan sebelum tidur. Anak anak sangat percaya diri, cerdas dan menyenangkan.

Tak ketinggalan hafalan ayat ayat Al Qur’an. Mulai Q.S. an Nash hingga Q.S. al Humazah.Bahkan ada yang membuat hadirin terpesona saat seorang murid Raja Maulana Madani mempersembahkan hafalan Q.S. Maryam (19): 1-9 di depan para hadirin.

Sementara itu, orang tua murid mengaku sangat puas telah menyekolahkan putra putrinya ke PAUD Insan Kamil. Lila Pangestu misalnya, ia senang anaknya sangat percaya diri. “Bagus banget. Ustadzah mengajari banyak hal. Anak anak sangat percaya diri”, terang ibunda Aida selepas acara.

Hal senada disampaikan oleh Layyinatus Shifa, ibunda dari Raja ini kaget karena tak menyangka anaknya sudah bisa membaca. “Iya luar biasa. Saya tak pernah mengajari ia (Raja) membaca. Tapi ia sekarang bisa membaca”, katanya diiringi rasa syukur.

Diakhir acara, para ustadzah diwakili ketua PAUD Bachuroh Abdul Matin, S.Ag.memberikan Piala kepada anak anak sebagai bentuk motivasi agar terus menorehkan prestasi yang membuat orang tuanya bangga. (Winarto).

Komentar ditutup.