Bg

Mahasiswa Baru Merah-Putihkan IAIN Surakarta

Diterbitkan tanggal 13 Agustus 2018

SINAR- Senin (13/8) Sebanyak 3.735 mahasiswa baru tahun 2018 IAIN Surakarta berkumpul memadati lapangan untuk mengikuti pembukaan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK). Dengan seragam hitam putih dan jilbab merah bagi mahasiswi membuat lapangan IAIN Surakarta tertutupi oleh warna merah dan putih. Warna ini sengaja dipilih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun kemerdekaan Republik Indonesia ke-73 yang akan jatuh pada Jumat besok. Sebagaimana disampaikan Rektor IAIN Surakarta Dr. H. Mudofir, S.Ag., M.Pd dalam sambutannya beliau mengatakan, “Acara kita ini sangat dekat dengan ulang tahun NKRI, yang akan jatuh empat hari lagi. Untuk itu seragam merah putih ini bermakna bahwa melalui PBAK ini mari kita kuatkan rasa cinta bangsa, jiwa patriotisme dan kita gelorakan gerakan anti hoax.”

Kepada para mahasiswa baru rektor menyampaikan selamat karena telah berhasil diterima di IAIN Surakarta dan mengalahkan ribuan pendaftar lainnya. Lebih lanjut rektor mengajak mahasiwa baru agar meningkatkan kemampuan. “Dulu kalian siswa sekarang naik kelas menjadi mahasiswa untuk itu pola pikir, ucapan dan tindakan juga harus naik kelas. Kalian harus menjadi mahasiswa unggul dan berprestasi. Mahasiswa harus mampu menjadi agen pemersatu bangsa,” pesannya. Hal senada juga disampaikan Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Dr. H. Syamsul Bakri, S.Ag., M.Ag., dalam sambutannya beliau berpesan kepada para mahasiswa baru, “Sekarang kalian berada di kampus maka tinggalkan pola-pola pikir dan tindakan yang primitif. Budaya kampus adalah budaya intelektual, segala ucapan dan tindakan harus mencerminkan budaya intelektual.”

Sesuai dengan semangat kemerdekaan Republik Indonesia PBAK kali ini mengusung tema “Membangun Jiwa Mahasiswa yang Visioner dan Berkomitmen Tinggi dalam Menjaga Keutuhan Bangsa dan Kearifan Lokal.” Semua materi yang disampaikan selama 3 hari acara PBAK diarahkan untuk memberi pemahaman pada mahasiswa baru agar menjadi contoh dalam menebarkan prinsip hidup yang saleh, berwawasan luas dan tidak lupa dengan sejarah bangsa dan kearifan lokal daerahnya. Selain itu PBAK 2018 ini juga mengarahkan para mahasiswa baru agar menjadi pribadi yang inklusif, menghargai keberagaman, unggul dalam berfikir dan bersikap serta mampu menyaring setiap informasi yang diterima sehingga tidak menjadi penyebar isu hoax.

Sesuai dengan Keputusan Dirjen Pendis No.4962 Tahun 2016 panitia PBAK kali ini terdiri dari unsur Pimpinan, Dosen dan Karyawan yang ditunjuk langsung oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan. Selain itu dalam pelaksanaannya juga melibatkan mahasiswa yang dikordinir oleh Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) IAIN Surakarta. (JnR/Humas Publikasi)#banggaiainsurakarta

Komentar ditutup.