Bg

Tingkatkan Pengetahuan Tentang Bahasa, IAIN Surakarta Adakan International Conference on Linguistics Arabic & English

Diterbitkan tanggal 19 September 2018

SINAR- UPT Pusat Pengembangan Bahasa IAIN Surakarta mengadakan International Conference on Linguistics Arabic & English dengan tema “Optimizing Linguistics Contribution for Science and Culture Development” di Hotel Syariah Solo, Selasa-Rabu (18-19/09).

Konferensi ini menghadirkan narasumber-narasumber dari berbagai negara dan pakar-pakar bahasa di Indonesia, diantaranya Prof. Dr. Endang Fauziati, M.Hum (UMS Surakarta), Prof. Dr. H. Imam Taufiq, M.Ag. (UIN Walisongo Semarang), Mr. Trevor Camphell Cooke (Mc Gill University Canada), Sean Stellfox MA. TESL. (UNS Surakarta), Dr. Mahmud Hamzawi Fahim Usman, MA. (Mesir), Dr. Ali Subhan, M.A (IPMAFA Pati), Prof. Drs. M.R. Nababan, M.Ed. MA. PhD. (UNS Surakarta), Dr. Imam Maaruf. M.PD (IAIN Surakarta).
Para peserta yang hadir adalah para pengelola-pengelola pusat bahasa seluruh Indonesia, para dosen bahasa dari PTN / PTKIN, para peneliti bahasa dan dosen-dosen IAIN Surakarta. Acara berjalan dengan sukses. Juga, acara ini dibagi menjadi dua sesi, bergantian antara Bahasa Arab dan Bahasa Inggris. Sesi pertama, Sesi Panel, dimulai pukul 08.00-12.00 WIB. Sesi kedua, Sesi Paralel / Sesi Presentasi, dimulai pukul 13.00-17.00 WIB. Sesi Presentasi diperuntukkan bagi para peserta yang pernah memasukkan suatu paper ketika pendaftaran Call For Paper. Ada 54 paper yg dipresentasikan dalam konferensi ini.
Prof. Dr. Endang Fauziati, M.Hum selaku salah satu pembicara menyampaikan bahwa persepsi manusia terhadap bahasa telah berubah. Pengajaran terhadap bahasa juga berubah. Kita bisa praktek karena mempunyai teori. Perbanyak ilmu dari belajar untuk memperoleh sebuah teori, ungkapnya.
Dengan diadakannya konferensi ini diharapkan dapat meningkatkan kajian tentang bahasa, serta memberikan kontribusi ilmu bahasa terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan kebudayaan. (Zat-MgAly/ Humas Publikasi) #BanggaIAINSurakarta #SuksesAPT-A

Komentar ditutup.