Bg

Pondok Tahfidz Syifa’ul Qur’an (PTSQ) FITK IAIN Surakarta Gelar Acara Silaturahmi Antara Wali Santri dengan Seluruh Pengelola

Diterbitkan tanggal 18 Januari 2019

SINAR – Pondok Tahfidz Syifa’ul Qur’an (PTSQ) Fakultas llmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) IAIN Surakarta gelar acara silaturahmi antara wali santri dengan segenap pengeola PTSQ. Kamis, (10/01/2019).
Acara ini dilaksanakan di gedung Pascasarjana IAIN Surakarta lantai bawah di ruang pertemuan, digelar dari pukul 10.00 sampai 12.00.
Acara yang bertemakan “pertemuan wali santri dengan pengelola PTSQ” ini dihadiri oleh Wakil Rektor II IAIN Surakarta Dr. H. Muhammad Munadi S.Pd., M.Pd., Wakil Dekan I FITK IAIN Surakarta Dr. Khuriyah S.Ag., dosen-dosen IAIN Surakarta, petinggi pengelola PTSQ Dra. Hj. Noor Alwiyah, M.Pd dan segenap pengelola lainnya, wali santri dan seluruh santri PTSQ. Tercatat orangtua/wali yang bisa hadir berjumlah 26 dari jumlah keseluruhan santri adalah 36. Dari data tersebut diatas berarti acara ini mendapat antusias yang tinggi dari para wali santri, terhitung lebih dari 50% wali yang bisa hadir acara ini.


Digelarnya acara ini bermaksud untuk mempererat tali silaturahmi antara segenap pengelola dengan wali santri PTSQ serta media refleksi untuk para pengelola PTSQ menyampaikan hasil perkembangan santri-santri selama mondok di PTSQ.\


Disamping itu pula petinggi pengelola PTSQ, Ibu Dra. Hj. Noor Alwiyah M.Pd menegaskan “bahwa dengan diselenggarakannya acara ini, tujuan pertamanya adalah agar bisa menjalin hubungan antara pimpinan PTSQ dengan wali santri yang berkepentingan untuk sama-sama memotivasi para santri terhadap program yang dilaksanakan di PTSQ ini, karena santri dituntut untuk mengahafalkan Al-Qur’an, tetapi terkadang ada orangtua yang tidak mendukung, contohnya seperti kebanyakan kasus biasanya jika sudah waktunya kembali ke pondok setelah liburan usai tetapi orangtua tidak mengizinkan. Nah, tujuannya orangtua diundang hadir pada acara ini agar orangtua tahu persis tanggungan para santri di pondok, yaitu setalah sholat subuh berjama’ah wajib menambah hafalan (ziyadah) dan setelah maghrib wajib muraja’ah hafalan. Tujuan selanjutnya adalah agar orangtua tahu hasil perkembangan anaknya selama mondok di PTSQ.” Ujar Ibu Noor Alwiyah.
Dalam acara ini telah dijelaskan juga oleh bapak Dr. H. Muhammad Munadi selaku wakil rektor II sekaligus pengelola PTSQ bahwa Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Intistut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta merintis sebuah pondok Tahfidzul Qur’an yang bernama Syifaul Qu’an sejak tahun 2013. Diberi nama Syifaul Qur’an karena obat hati ada 5, salah satunya membaca Al Qur’an dan maknanya. Pondok ini didirikan guna membimbing mahasiswi untuk menghafal Al-Qur’an. Apalagi mahasiswi yang sudah memiliki hafalan, agar tidak lupa dengan hafalan Al-Qur’an yang sudah dihafalkanmnya, maka disinilah (PTSQ) menjadi salh satu tempat untuk menjaga hafalan mereka. “Dalam menghafalkan Al-Qur’an di Pondok Tahfidz Syifaul Qur’an ini tidak ada targetnya, yang terpenting hafalannya bisa menambah dan tidak lupa dengan hafalan yang sudah dihafal.” Ujar Pak Munadi.
Program yang ditarget Syifaul Qur’an diantaranya yaitu :

  1. Bisa menghafal ayat suci Al – Qur’an dengan baik dan benar.
  2. Bisa menghafal Hadits Arbain Nawawi ( biasanya dilakukan ketika sedang haid).
  3. Lulus sarjana bisa menulis Bahasa Indonesia, Inggris, Arab ( sesuai background pendidikannya).
  4. Bisa membaca kitab pegon.
  5. Minimal bisa dzikir Al Ma’tsurot atau Wirdul Lathif.
    Kegiatan inti yang dilakukan diantaranya yaitu :
  6. Pagi hari, menghafal al qur’an dengan ziyadah ( menambah hafalan ).
  7. Sore hari, muroja’ah hafalan.
  8. Membaca kitab pegon setiap rabu malam bersama pembimbing yaitu Bapak Munadi.
    Begitulah inti penjelasan yang disampaikan oleh bapak Munadi mengenai kegiatan-kegiatan yang ada di PTSQ selama ini. Kemudian memasuki acara sebelum penutup ternyata diselenggarakannya acara ini mempunyai manfaat lain yang bisa dicapai yaitu mengetahui unek-unek para orangtua wali santri dengan mengungkapkan tanggapan dan usulan yang seperti sudah diungkapkan dari salah seorang wali santri PTSQ selama tadi acara sedang berlangsung yaitu mengenai ada beberapa wali santri yang ingin bertemu bapak Wakil Rektor II IAIN Surakarta, bapak Dr. H. Muhammad Munadi S.Pd, M.Pd. selaku pengelola PTSQ untuk sowan (berkunjung) tetapi tidak berani akhirnya belum tercapai sampai saat ini maka, setelah difasilitasi oleh pengelola PTSQ dengan adanya acara ini, maka akhirnya bisa bertemu dan tersampaikan unek-unek para wali santri PTSQ.

“Tolong kalau bisa anak-anak yang mengahafal Al-Qur’an itu diberi beasiswa dan penghargaan yang lebih, agar anak selalu termotivasi untuk selalu menghafal”. Ujar salah satu wali santri, bapak Sunawi. (Gie/Humas Publikasi) #banggaIAINSurakarta

Sumber : Nur Afni Sedyowati, Santri PTSQ FITK IAIN Surakarta.

Komentar ditutup.