Bg

Praktek Keahlian Membuat APE, Jurusan PIAUD Inginkan Mahasiswa Lebih Kreatif di Era Milenial

Diterbitkan tanggal 22 April 2019

SINAR- Senin (22/4) ada pemandangan berbeda di Gedung Rektorat IAIN Surakarta. Ratusan mahasiswa berbondong-bondong naik ke rektorat lantai 3 dengan membawa kardus, koran, daun-daun kering dan berbagai peralatan penunjang yang lain. Setelah ditelusuri mereka adalah mahasiswa dari jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) IAIN Surakarta yang sedang menyelenggarakan kegiatan praktik keahlian alat peraga edukasi (APE) di aula rektorat lantai 3.

Dalam sambutanya ketua jurusan PIAUD Drs. Subanji, M. Ag. menyampaikan bahwa mahasiswa PIAUD IAIN Surakarta dituntut untuk memiliki skill yang beragam seperti motto yang selalu diteriakkan mahasiswa PIAUD di kelas yaitu “be singular but plural”. Sehingga jurusan PIAUD IAIN Surakarta memiliki berbagai macam sanggar untuk mewadahi bakat serta mengasah kreatifitas mereka dalam praktek pembelajaran PIAUD, sambungnya. Selain praktek keahlian APE, seperti yang kita selenggarakan hari ini ada juga sanggar musik dan juga sanggar mendongeng, untuk bekal mahasiswa kedepan setelah lulus dari PIAUD, tutupnya.

Sementara itu Dr. Khuriyah, M. Pd selaku Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah (FIT) IAIN Surakarta mengawali sambutannya dengan memberikan apresiasi kepada jurusan PIAUD karena telah mengawali kegiatan praktek keahlian lebih dulu dibandingkan dengan jurusan lain. Selanjutnya beliau berpesan bahwa hidup di era milenial seperti saat ini tidak bisa dibandingkan dengan zaman dahulu, termasuk pengembangan peraga edeukatif ini harus kreatif dan inovatif, kalau tidak anak-anak didik tidak akan tertarik, mereka pasti lebih tertarik dengan mainan mereka dirumah, ungkapnya.

Selanjutnya acara dipandu oleh Muhri Sahid, S. Pd selaku narasumber yang telah berkecimpung di dunia pendidikan anak selama 18 tahun. Ia pun memeragakan pembuatan APE yang langsung dipraktekkan oleh mahasiswa, ia juga menyampaikan yang terpenting dari APE adalah bahannya, kenali bahannya, karena bisa jadi bahan itu menentukan ide atau ide yang akan menentukan bahan. (Zat/Humas Publikasi)#BanggaIAINSurakarta

Komentar ditutup.