Bg

Pembinaan Pegawai IAIN Surakarta, Idul Fitri dan Momentum Peningkatan Kualitas Budaya Kerja Yang Unggul dan Profesional Untuk Agama, Bangsa dan Negara

Diterbitkan tanggal 10 Juni 2019

SINAR- Seluruh pegawai baik dosen maupun karyawan di lingkungan IAIN Surakarta berkumpul di Gedung Graha IAIN Surakarta, Senin (10/6). Mereka bekumpul dalam rangka Pembinaan Pegawai sekaligus Halal Bi Halal di hari pertama masuk kerja setelah Idul Fitri 1440 H. Acara yang diinisiasi oleh Bagian Organisasi Kepegawaian dan Hukum ini mengangkat tema Idul Fitri Sebagai Momentum Peningkatan Kualitas Budaya Kerja Yang Unggul dan Profesional Untuk Agama, Bangsa dan Negara.

Mengawali acara dalam sambutannya Rektor IAIN Surakarta Prof. Dr. H. Mudofir, S.Ag., M.Pd. atas nama keluarga besar IAIN Surakarta beserta seluruh civitas akademika IAIN Surakarta mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1440 H, Taqobbalallahu Minna wa Minkum. Budaya silaturahim, saling maaf memaafkan di hari pertama kerja adalah tradisi yang baik di lingkungan IAIN Surakarta, ungkapnya. Setelah 1 bulan lamanya kita digembleng di bulan Ramadhan, maka kita bersiap untuk tancap gas dalam 11 bulan yang akan datang diawali dengan saling memaafkan satu dengan yang lain, sambungnya. Kemudian beliau juga menyampaikan, zaman teknologi seperti saat ini, seringkali komunikasi lewat media sosial lebih sering ketimbang bertemu tatap muka secara langsung. Dan tanpa sadar terkadang diksi yang diutarakan itu menyinggung atau menyakiti perasaan orang lain. Karena itu berhati-hatilah dengan pikiranmu, karena pikiranmu dapat menghasilkan tindakan. Dari tindakan tersebut mengahasilkan kebiasaan. Kemudian dari kebiasaan menjadi karakter, tutupnya.

Senada dengan Rektor, Ketua Senat IAIN Surakarta Prof. Dr. Nashruddin Baidan mengutip sebuah hadits Barangsiapa yang hari ini lebih baik daripada kemarin maka dia termasuk orang yang beruntung. Barangsiapa yang hari ini sama dengan kemarin maka dia adalah orang yang merugi. Dan barangsiapa yang hari ini lebih jelek daripada harinya kemarin maka dia terlaknat.

Sementara itu pembicara dalam acara tersebut KH. Ahmad Sukaer Mustofa, M. Ag dalam pesannya beliau menyampaikan orang yang beruntung adalah orang yang pandai membagi waktu. Gunakanlah waktu sebaik-baiknya untuk beramal shaleh karena hanya amal shalah yang menjadi pembela kelak di akhir hayat. Sesungguhnya semua orang berada dalam keadaan merugi kecuali orang yang beriman dan beramal shaleh. (Zat/Humas Publikasi) #BanggaIAINSurakarta

Komentar ditutup.