Bg

“Workshop Pembinaan Minat Bakat” Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Adab dan Bahasa IAIN Surakarta

Diterbitkan tanggal 16 Oktober 2019

SINAR- Rabu, (16/10) Fakultas Adab dan Bahasa bekerja sama dengan DEMA Fakultas Adab dan Bahasa mengadakan acara “Workshop Pembinaan Minat Bakat” dengan narasumber utama yaitu Nur Sayyid Santoso Kristeva, S.Pd.I., M.A. Jumlah peserta kegiatan ini yaitu sebanyak 60 orang saja dengan tujuan agar workshop berjalan lebih kondusif.  Acara tersebut dibuka langsung oleh Wakil Dekan 1 Rochmat Budi Santoso M.Pd.Selain itu terdapat juga, diundang pula Ketua Jurusan di lingkungan Fakultas Adab dan Bahasa.

Sambutan yang pertama acara Workshop Pembinaan minat bakat oleh Ketua Umum Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Adab dan Bahasa Retma Ayu Ningtyas. Dalam sambutanya, saudari Retma menegaskan bahwa tugas mahasiswa/I tidak melulu tentang ‘akademis’ tapi juga menyentuh tentang isu-isu sosial dan mahasiswa harus berani, terus bergerak, dan peka terhadap kebutuhan-kebutuhan informasi yang tersebar begitu cepat. Bagaimanapun mahasiswa harus mampu juga menjadi penyambung lidah rakyat dengan penguasa. Dan workshop ini diadakan untuk mencetak kader-kader sebagaimana yang dimaksud. Setelah itu prakata selanjutnya oleh Dekan FAB yang dalam hal ini diwakili Wakil Dekan 1 Rochmat Budi Santoso, M.Pd. Beliau mengatakan jika tidak semua minat bakat mahasiswa sama, jadi forum ini dipergunakan untuk menjaring minat bakat mahasiswa yang sangat heterogen.

Untuk materi pertama yaitu teori dasar kepemimpinan, manajemen organisasi dan manajemen konflik dengan narasumber yakni Bung Kristeva. Beliau adalah seorang dosen di salah satu perguruan tinggi negeri di Cilacap, selain dosen beliau juga aktiv menjadi narasumber kegiatan organisasi eksternal mahasiswa, dan juga penulis. Lebih dari 30 buku telah beliau tulis dan menjadi santapan para aktivis mahasiswa. Bung Kris dalam menyampaikan materi sangat lugas dan para peserta dapat menangkap apa yang disampaikan oleh bung Kris dengan seksama.

Sebelum memasuki materi yang kedua dibentuklah FGD (Forum Group Diskusi) dimana para peserta dibagi menjadi beberapa kelompok untuk membahas atau menilai esay yang telah dikirim sebagai salah satu prasyarat mengikuti workshop  tersebut. Setelah FGD lanjut ISOMA untuk kemudian memasuki materi yang kedua.

Untuk pemateri kedua di isi oleh David Zainuddin, S.Pd. Beliau merupakan alumni dari IAIN Surakarta, dan juga masih aktif di organisasi eksternal mahasiswa hingga saat ini. Untuk materi yang kedua ini, pemateri menggunakan metode partisipatoris jadi lebih banyak berinteraksi dengan para peserta sehingga dapat menciptakan suasana yang santai namun tetap serius. (Gie/Humas Publikasi)

Sumber: Meita Ardya- Sekretaris Umum II DEMA FAB

Komentar ditutup.