Bg

Racana IAIN Surakarta Turut Menyukseskan Perkemahan Wirakarya XIII PTK Tahun 2016

Diterbitkan tanggal 18 Mei 2016

wirakarya-1SINAR– Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta kembali mengirimkan mahasiswa terbaiknya dalam kegiatan Perkemahan Wirakarya (PW) XIII Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK) se – Indonesia yang diselenggarakan  oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI di IAIN Kendari, Sulawesi Tenggara selama selama 10 hari (14-24/5/2016). PW XIII 2016 diikuti oleh 1500 peserta dari 55 PTK.

Dilansir dari Petunjuk Pelaksanaan  PW XIII 2016, tujuan dari kegiatan ini diantaranya adalah untuk meningkatkan kualitas anggota pramuka di gugus depan di PTK nya (teritorialnya) masing-masing; menambah semangat para pembina pramuka Pandega PTK dalam melaksanakan proses latihan dan pembinaan peserta didiknya; menambah syiar ajaran agama Islam melalui kegiatan kepramukaan secara terpadu dan nasional; mewujudkan terselenggaranya kegiatan PW PTKsecara nasional di lingkungan Kementerian Agama secara efektif, efisien, tepat sasaran, tepat guna danberdaya guna; mendorong munculnya daya inovasi, kreatifitas dan prestasi akademis baik yang bersifat umum atau keagamaan; mewujudkan ukhuwah islamiyah melalui pencitraan pramuka Pandega Islam yang terampil, bersahaja, saling menghargai dan bersama-sama membantu pembangunan masyarakat sekitar; dan mendorong bertambahnya animo warga masyarakat sekitar lokasi PW PTK, untuk melanjutkan pendidikan di tingkat perguruan tinggi Islam.

Tahun ini, IAIN Surakarta mengirim 16 mahasiswa yang diambil dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Racana yang terdiri dari 8 putra dan 8 putri disertai Dr. Syamsul Bakri sebagai pimpinan kontingen serta Kak Hafidah dan Kak Kriswanto sebagai pembina pendamping. Grup IAIN Surakarta mendapat lokasi bakti sosial di Kelurahan Wekoila Kecamatan Wakaka  dan Kelurahan  Bataraguru Kecamatan Lakilaponto.

Syamsul Bakri, selaku Wakil Rektor bidang kemahasiswaan dan kerjasama, mengatakan bahwa PW yang digelar rutin setiap dua tahun, kali ini tampak berbeda. Kini Kemenag melibatkan PTK non Islam. “Selain untuk memupuk jiwa kepramukaan, perkemahan wirakarya juga untuk memupuk semangat kebersamaan dan toleransi, kepedulian terhadap masyarakat miskin . Kali ini PW dimodel kemah homestay dan bedah rumah.  Tidak ada lomba maupun giat prestasi karena perkemahan wirakarya berorientasi pada bakti sosial dan kemasyarakatan. IAIN Surakarta berpartisipasi dalam mempromosikan tarian Jawa dengan pakaian adat Jawa dalam etnocarnival,” paparnya saat dihubungi Sinar melalui aplikasi WA. (Yin/ Humas Publikasi)

Komentar ditutup.