Bg

Catatan IAIN Surakarta ICIES 2nd: Sustainability, resiliency, and “maslahah” shall be the driving principle in economics

Diterbitkan tanggal 7 September 2016

SINAR – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta telah sukses melaksanakan The 2nd  International Conference on Islamic Studies (ICIES) dengan tema The Enhancement of Islamic Resource Competitive Advantage in Global Market Era, bertempat di Kusuma Sahid Prince Hotel, Surakarta, Rabu (7/9).

Dr. Abdul Matin, Wakil Rektor Bidang Akademik, dalam sambutan pembukaan mengatakan bahwa konferensi dan call for paper ini merupakan salah satu wujud apresisasi para akdemisi pada bidang Islamic Studies untuk bersama-sama mewujudkan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) sehingga kita bisa memberikan kontribusi yang nyata.

Salah satu kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan lingkungan akademik yang memberikan kontribusi bagi pengembangan keunggulan kompetitif Sumber Daya Islami (SDI) melalui presentasi konsep dan pemikiran ilmiah dari para akademisi dan praktisi. Selain itu, konferensi ini diselenggarakan untuk mendukung kegiatan academic writing dan publikasi ilmiah di Indonesia.

“Melalui kegiatan konferensi dan call for paper, kami berharap bahwa penelitian dan studi yang berhubungan dengan Sumber Daya Islami  dapat lebih berkembang dan mampu memberikan kontribusi yang lebih baik bagi ekonomi nasional pada masa yang akan datang,” ujar Sri Walyoto, Ph.D, Dekan FEBI.

Dalam kesempatan ini,  Prof. Dr. Jamal Othman dari Faculty of Economics and Management, Universiti Kebangsaan Malaysia dihadirkan sebagai keynote speaker. Beliau menyampaikan tentang Competitive Advantage in Globalization Era: Islamic Perspectives atau Keunggulan Daya Saing pada Era Global dalam Perspektif Islam. Secar umum Prof. Jamal menjelaskan secara detail mengenai Main Tenets of Syaria-based Economy, Sustainable Development, Beyond GDP Measure, Economic Integration, ASEAN Economic Community, Macroeconomic Resilience, The “Gift” economy, dan Way forward.

 Sustainability, resiliency, and “maslahah” shall be the driving principle in economics,” kata Prof. Jamal dalam catatan terakhirnya.

Dengan diikuti oleh 72 presenter yang akan mempresentasikan papernya, mereka telah dibagi dalam tiga cluster yaitu, 1) Management, Business, and Accounting 2) Economics and and Banking dan 3) Islamic Studies. Pasca presentasi pada Rabu (7/9), para peserta konferensi akan mengikuti seminar internasional keesokan harinya, Kamis (8/9). (Yin/Humas Publikasi) #BanggaIAINSurakarta

Komentar ditutup.