Bg

Persiapan Akreditasi, Standar Perpustakaan Harus Berubah Berkembang

Diterbitkan tanggal 19 Mei 2017

SINAR- Perpustakaan perguruan tinggi merupakan bagian integral perguruan tinggi bersama unit kerja lain dalam lembaga induknya yang bertugas menunjang kegiatan Tridharma perguruan tinggi. Sesuai gerak langkah induknya, tuntutan kualitas akses informasi civitas akademika, pengembangan profesi dan kompetensi sumber daya manusianya, maka perpustakaan harus berubah dan berkembang. Dan salah satunya dengan jalan telah ter-Akreditasinya perpustakaan tersebut.

Akreditasi perpustakaan merupakan salah satu cara proses menuju mutu perpustakaan dengan standar tertentu, ungkap Lasa Hs., M. Si selaku narasumber dalam Focus Group Discussion (FGD) Persiapan Akreditasi UPT Pusat Perpustakaan IAIN Surakarta, Jumat (19/5).

Melalui evaluasi tersebut dapat diketahui mutu tidaknya perpustakaan dilihat dari komponen tertentu secara komprehensip. Adapun komponen tersebut meliputi layanan, kerjasama, manajemen, sumber daya manusia, anggaran, koleksi, gedung/ruangan dan sarana prasarana, pelestarian, pengorganisasian bahan perpustakaan, tambahnya.

Lebih lanjut Kepala Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) ini mengatakan bahwa Akreditasi perpustakaan merupakan kebutuhan menuju mutu tertentu. Mutu harus diukur dengan standar tertentu yang berlaku baik secara nasional maupun internasional. Dan akreditasi memiliki makna perubahan, menuju mutu, kepercayaan, dan pengembangan terus menerus. Untuk itu setiap perpustakaan perlu mengajukan akreditasi untuk mengetahui mutu kinerja yang ditinjau dari berbagai aspek.

Kepala UPT Pusat Perpustakaan IAIN Surakarta Erland Cahyo Saputro, S. Sos., M. Hum. menjelaskan dengan terbitnya Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2017 Tentang Perpustakaan dan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2014 Tentang Pelaksanaan Undang-Undang Perpustakaan menegaskan bahwa perlu adanya penerapan standar perpustakaan, menjadi dasar dilaksanakan FGD ini mengingat Akreditasi merupakan hal yang sangat penting didalam pengembangan perpustakaan IAIN Surakarta.

Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga IAIN Surakarta, Dr. H. Abdul Matin Bin Salman memberi apresiasi atas apa yang telah dicanangkan terkait rencana Akreditasi sebagai tolok ukur kualitas atau mutu UPT Perpustakaan, sehingga harapannya kedepan Perpustakaan IAIN Surakarta dapat menjadi rujukan dalam kajian Islam maupun kajian umum. (Gus/ Humas Publikasi) #BanggaIAINSurakarta

Komentar ditutup.