BERITA TERKINI

Pusat Pengembangan Bahasa IAIN Surakarta Mengadakan Placement Test

Pusat Pengembangan Bahasa (PPB) Institut Agama Islam Negeri ( IAIN ) Surakarta menyelenggarakan Placement Test yang pada  Tanggal 2-4 September 2014 di Gedung Laboratorium Bahasa IAIN Surakarta.

Placement Test tersebut menurut Dra. Hj. Woro Retnaningsih, M.Pd selaku ketua Praktikum Bahasa Inggris di PPB IAIN Surakarta adalah untuk pengelompokan / pemilahan untuk menentukan kelas Bahasa Arab dan Bahasa Inggris bagi seluruh Mahasiswa Baru. Hal tersebut lanjutnya merupakan tahap awal dari program PPB IAIN Surakarta untuk mengetahui peserta yang lulus maupun tidak lulus dalam program berbahasa asing. Bagi mahasiswa yang dinyatakan tidak lulus dalam Placement Test ini, maka mahasiswa tersebut wajib mengikuti tahap selanjutnya yaitu tahap Praktikum. Kegiatan Praktikum ini akan dilaksanakan terjadwal selanjutnya.

Standar Kompetensi Kelulusan (SKL) yang diberlakukan untuk mengukur tingkat kemampuan para peserta diatur sesuai SK Rektor Nomor : 253 Tahun 2014 adalah sebagai berikut :

A. Standar Kompetensi Lulusan Bahasa Arab

No

PROGRAM

Nilai Minimal TOSA

( Test of Standard Arabic )

1.

S1 Prodi Umum ( Sastra Inggris dan Pendidikan Bahasa Inggris )

375

2.

S1 Prodi Agama

400

3.

S1 Pendidikan Bahasa Arab dan Kelas Internasional

450

4.

S2 Prodi Agama

450

 

B. Standar Kompetensi Kelulusan Bahasa Inggris

No

PROGRAM

Nilai Minimal TOSA ( Test of Standard Arabic )

1.

S1 Non Bahasa Inggris

375

2.

S1 Sastra Inggris, Pendidikan Bahasa Inggris, dan Kelas Internasional

450

3.

S2 Non Bahasa Inggris

450

Kegiatan Placement Test ini wajib diikuti oleh seluruh Mahasiswa Baru Institut Agama Islam Negeri Surakarta Angkatan 2014-2015. Dari hasil Placement Test ini akan terpetakan kelas baik itu kelas Bahasa Inggris maupun kelas Bahasa Arab. Dan nantinya hasil akhir dari Placement Test ini menjadi salah satu syarat untuk wisuda bagi para mahasiswa tersebut. (Mahendra)

AddThis Social Bookmark Button

IAIN Surakarta Melepas 301 Wisudawan Ke XXIX

SINAR - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta, Sabtu, (6/9), mengadakan sidang senat terbuka Wisuda yang ke XXIX bertempat di Gedung Graha. Sebanyak 301 mahasiswa baik dari program Magister (S2) Pascasarjana maupun Sarjana (S1). Kegiatan wisuda ini merupakan salah satu puncak kehidupan akademik seorang mahasiswa. Wisuda kali ini bertemakan "Peran Pendidikan Islam dalam Pembangunan Civil Society".

Dalam sambutannya Rektor IAIN Surakarta, Dr. Imam Sukardi, menyampaikan bahwa Pendidikan Islam pada era globalisasi saat ini dituntut untuk mampu memainkan perannya secara dinamis dan proaktif. Kehadirannya diharapkan mampu membawa perubahan dan kontribusi yang berarti bagi perbaikan umat Islam, baik pada tataran intelektual teoritis maupun praktis. Pendidikan Islam bukan sekedar penanaman nilai-nilai moral untuk membetengi diri dari akses negatif modernisasi dan globalisasi. Tetapi yang lebih penting adalah bagaimana nilai-nilai moral yang telah ditanamkan pendidikan Islam tersebut mampu berperan sebagai kekuatan pembebas (liberating force) dari himpitan kemiskinan, kebodohan dan keterbelakangan sosial budaya dan ekonomi. Pendidikan Islam juga harus bisa memberikan kesadaran bangsa untuk melawan penyakit korupsi yang telah merusak hampir seluruh sendi kehidupan, dari sistem ekonomi, politik, demokrasi, hukum, pemerintahan maupun tatanan sosial kemasyarakatan di negeri ini.

Rektor IAIN Surakarta juga berharap kepada para wisudawan untuk bergabung dalam wadah alumni IAIN Surakarta guna memantau dan mengembangkan kampus tercinta ini. Selain itu juga turut berperan serta dalam program-program yang telah ada agar dapat menjaga tali silahturahmi dengan alumni yang lain. Ikatan alumni memiliki peran dan nilai strategis bagi IAIN Surakarta, sebagai partner yang dapat diandalkan dalam membangun bangsa dan negara pada umumnya dan membangun IAIN Surakarta pada khususnya.

Pada wisuda yang ke XXIX juga diberikan sebuah penghargaan kepada para wisudawan dan wisudawati yang menyandang predikat cumlaude baik dari program magister Pascasarjana maupun Sarjana. Jumlah yang mengikuti wisuda dari program pascasarjana S2 sebanyak 53 wisudawan sedangkan dari sarjana S1 sebanyak 248 wisudawan.

Wisudawan terbaik program magister  S2 sebanyak 4 orang yakni; Aniq Alifi, dari prodi Manajemen Pendidikan Islam dengan IPK 3,74 lulus 1 tahun 6 bulan, Abdul Hakim, prodi Manajemen Pendidikan Islam dengan IPK 3, 73 lulus 1 tahun 6 bulan, Abdul Azis, prodi Manajemen Pendidikan Islam dengan IPK 3,72 lulus 1 tahun 6 bulan, dan Dulhadi dari prodi Manajemen Pendidikan Islam dengan IPK 3, 71 lulus 1 tahun 6 bulan. Lain halnya dengan program sarjana sebanyak 40 wisudawan yang menyandang predikat cumlaude, dengan IPK yang tertinggi di raih oleh Sefi Dwi Kuncorowati dari jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Ilmu Tarbiyah & Keguruan dengan IPK 3,76, masa lulus 3 tahun 11 bulan.

Di lain pihak dari Fakultas Ilmu Tarbiyah & Keguruan juga meluluskan wisudawati yang mengikuti program tahfidz yang diadakan oleh Fakultas Ilmu Tarbiyah & Keguruan yang juga mendapat predikat cumlaude yakni, Nya Fatmawati, dari Jurusan Pendidikan Agama Islam, IPK 3,63, 3 tahun 11 bulan, Nurul Waridatil Zulfa, Pendidikan Agama Islam, IPK 3,63, 3 tahun 11 bulan dan Devie Ayu Arinika, Pendidikan Agama Islam, IPK 3, 60, 3 tahun 11 bulan. Ketiga wisudawati tersebut merupakan mantan aktivis mahasiswa yang bergelut di lembaga semi otonom (LSO) FORDISTA Fakultas Ilmu Tarbiyah & Keguruan. Hal tersebut membuktikan bahwa dengan mengikuti kegiatan atau lembaga kemahasiswaan tidak menghalangi untuk menjadi mahasiswa yang berprestasi. Ini bisa menjadi contoh bagi mahasiswa IAIN Surakarta selain aktif diperkuliahan juga diharapkan aktif di kegiatan kemahasiswaan khususnya dalam bidang keilmuan yang sangat bermanfaat untuk masa depan. Sehingga ketika lulus memiliki kompetensi baik soft skill maupun hard skill.(agus)

AddThis Social Bookmark Button

Training Kepemimpinan Mahasiswa "Memimpin Indonesia Cerdas"

SINAR - Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta mengadakan Training Kepemimpinan Mahasiswa (TKM) 2014 dengan tema “Bergerak Membangun Peradaban Untuk Memimpin Indonesia Cerdas”. Dalam acara ini Wakil Dekan III FEBI, Drs.Basuki Raharjo, M.S memberikan sambutanya dan sekaligus membuka acara ini. “Acara diharap mampu membentuk karakter pemuda untuk menjadi seorang pemimpin yang “Cerdas bukan Cemas” menyadari bahwa  Indonesia  yang semakin mengalami degradasi maka dari itu diperlukan  sosok pemimpin yang cerdas untuk menjadikan Indonesia lebih maju,” kata Basuki.

Ketua panitia TKM Saudara Zulfikar Adib menyampaikan bahwa TKM  ini dilaksanakan dengan mengambil momentum semangat proklamasi dengan semangat tersebut harapanya mampu membentuk  mahasiswa yang lebih peduli  dengan kondisi bangsa  Indonesia dan mampu melahirkan mahasiswa yang memiliki jiwa  kepemimpinan”.

Acara ini dilaksanakan  tiga hari  dari tanggal 15-17 Agustus 2014, yang dibuka di Gedung Pascasarjana lantai 4 IAIN Surakarta dan dilanjutkan acara inti di Desa Segoro Gunung, Kecamatan Ngargoyoso, Karanganyar. Dengan tujuan meningkatkan ukhuwah antar mahasiswa FEBI, meningkatkan dan mengembangkan untuk memperluas wawasan  terkait kepemimpinan mahasiswa sebagai generasi bangsa. Kepanitiaan dalam acara ini terdiri dari Sinergi antara Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (BEM FEBI) dan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) (Manajemen Syariah, Akuntansi Syariah, Perbankan Syariah), LSO FRESH serta LSO PAKKIS.

Peserta dalam acara ini terdiri dari perwakilan perkelas angkatan 2013 yaitu 12 kelas dengan jumlah per kelas 3 orang delegasi, serta pengurus BEM, HMJ dengan total 100 peserta. Para peserta sangat antusias mengikuti acara tersebut, ini di gambarkan dengan semangat keseriusan dalam mengikuti jalanya acara serta kegembiraan dalam setiap rangkaian kegiatan yang dilaksanakan. (Slamet)

AddThis Social Bookmark Button

KPURM Mengadakan Pelantikan Pejabat Mahasiswa

SINAR – Komisi Pemilihan Umum Raya Mahasiswa (KPURM) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta, Jumat (15/8) di gedung Graha IAIN Surakarta pukul 14.00 WIB mengadakan pelantikan pejabat mahasiswa antara lain Badan  Eksekutif Mahasiswa (BEM) IAIN Surakarta, Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), dan Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM) periode 2014/2015. Kegiatan pelantikan ini dihadiri oleh pejabat BEM IAIN Surakarta, DPM dan MPM  periode 2013/2014 lalu. Selain itu juga dihadiri oleh Rektor IAIN Surakarta, Dr. Imam Sukardi selaku yang akan melantik.

Menurut Ketua KPURM, Nur Sholihan “Persiapan dalam pemilihan ketua BEM, DPM dan MPM sampai pelantikan memakan waktu dari tanggal 3 Juli 2014 sampai 15 Agustus 2014, jadi sekitar 1,5 bulan dikarenakan liburan lebaran. Di kepengurusan BEM, DPM dan MPM saat ini semoga menjadi lebih baik, dan selama ini  BEM sudah berada ditataran ranah nasional harapannya bisa tetap dipertahankan dan bisa dipandang diranah internasional,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Rektor IAIN Surakarta berpesan beberapa hal terkait keorganisasian kepada para pengurus terpilih, ”Pakailah organisasi ini sebagai lahan pembelajaran, serta harus bersyukur karena dapat belajar kepemimpinan. Selain itu menjadi pemimpin itu harus kuat mental dan mampu memanagement organisasi dengan baik.”

BEM tahun ini bernama Kabinet Arsitek Peradaban di bawah pimpinan Ade Imam Arifin. Ade mengatakan penting bagi pengurus untuk dapat menyerap aspirasi dan mampu melayani dengan baik serta memanage konflik. Karena manusia merupakan arsitek untuk dirinya sendiri. Hati-hati dalam mengambil sebuah keputusan.

Ade, sapaan akrabnya, selaku presiden BEM  dan Ikhsan Adi Kuncoro selaku wakil memiliki 6 (enam) kementerian dengan mengemban tugas masing-masing. Disela-sela acara pelantikan ketika diwawancara menyampaikan harapannya.  “Besar harapan saya dikepengurusan kali ini bahwa BEM  harus dapat menjadi agent of change yakni, dengan  bersinergi dengan lembaga kegiatan kemahasiswaan baik ditingkat fakultas maupun institut demi memajukan kampus IAIN Surakarta”, kata Ade.

“Selain itu BEM Kabinet Arsitek Peradaban dapat memberikan program-program yang bermanfaat untuk mahasiswa dan civitas akademi IAIN Surakarta. Seperti peningkatan soft skill mahasiswa. Dengan mengusung 4 (empat) pilar yakni Mandiri, Merakyat, Profesional dan Aspiratif”, imbuhnya. (Sholie)

AddThis Social Bookmark Button

TRANSLATION

Indonesian Arabic English

BERITA TERKINI

LP2M IAIN Surakarta Menggelar Seminar Hasil Penelitian
STAI Al Anwar Sarang-Rembang Timba Ilmu di IAIN Surakarta
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

ARSIPAN IAIN SURAKARTA